Sabtu, 21 Februari 2015

TEORI PASAR MODAL SAP 1



1.      KONSUMSI
Konsumsi dan investasi merupakan dua kegiatan yg berkaitan. Penundaan konsumsi sekarang dapat diartikan sebagai investasi untuk konsumsi di masa mendatang. Individu melakukan melakukan konsumsi dengan memakai sumber daya yg ada untuk mendapatkan kepuasan atau utility. Setiap individu diasumsikan melakukan konsumsi lebih dari konsumsi yg kurang. Asumsi ini dapat diartikan bahwa utility marginal dari konsumsi adalah positif, yaitu penambahan konsumsi akan meningkatkan utility (kepuasan). Asumsi yg lain adalah bahwa utility marginal dari konsumsi sifatnya adalah menurun, yaitu peningkatan utility untuk konsumsi yg sama akan semakin lebih kecil dari sebelumnya.


2.      INVESTASI DAN TIPE – TIPE INVESTASI KEUANGAN
2.1. Pengertian Investasi
Titik–titik yg berada di indifference curve yg sama menjelaskan tingkat substitusi subyektif dari individu untuk konsumsi-konsumsi yg berbeda waktunya. Substitusi ini menjelaskan berapa unit konsumsi mendatang yg harus diterima supaya individu mau mengorbankan satu unit konsumsi sekarang dgn tingkat kepuasan obyektif yangg sama. Pengertian investasi yangg lebih luas membutuhkan aktiva yg produktif untuk mengubah satu unit konsumsi yang ditunda untuk dihasilkan menjadi lebih dari satu unit mendatang. Dengan adanya aktiva yang produktif, penundaan konsumsi sekarang untuk diinvestasikan ke aktiva yang produktif tersebut akan meningkatkan utility total.
2.2. Tipe – Tipe Investasi Keuangan
a.      Investasi Langsung.
Investasi langsung dapat dilakukan dengan membeli aktiva keuangan yg dapat diperjual-belikan di pasar uang, pasar modal, atau pasar turunan. Investasi langsung juga dapat dilakukan dengan membeli aktiva keuangan yang tidak dapat diperjual-belikan. Aktiva keuangan yang tidak dapat diperjual belikan biasanya diperoleh melalui bank komersial. Aktiva yg dapat diperjualkan di pasar umum berupa aktiva yg mempunyai resiko gagal kecil, jatuh temponya pendek dengan tingkat cair yg tinggi.
Macam-macam investasi langsung langsung dapat dibagi sebagai berikut ini :
·         Investasi langsung yang tidak dapat diperjual-belikan, yaitu Tabungan dan Deposito
·         Investasi langsung dapat diperjual-belikan, yaitu dalam pasar uang T-bill dan Deposito yang dapat dinegosiasi. Dalam pasar modal Surat-surat berharga pendapatan tetap seperti T-bond, Federal agency securities, Municipal bond, Corporate bond, Convertible bond. Saham – saham seperti Saham preferen, Saham biasa. Investasi langsung di pasar turunan seperti Opsi (Waran, Opsi put, Opsi call) dan Futures contract.
b.      Investasi tidak langsung dilakukan dengan membeli surat-surat berharga dari perusahaan investasi. Perusahaan investasi adalah perusahaan yang menyediakan jasa keuangan dengan cara menjual sahamnya ke publik dan menggunakan dana yang diperoleh untuk diinvestasikan ke dalam portofolionya.

3.      PERANAN PASAR MODAL
Pasar modal merupakan sarana perusahaan untuk meningkatkan kebutuhan dana jangka panjang dengan menjual saham atau mengeluarkan obligasi. Untuk menarik pembeli dan penjual untuk berpartisipasi, pasar modal harus bersifat likuid dan efisien.
Suatu pasar modal dikatakan likuid jika penjual dapat menjual dan pembeli dapat membeli surat-surat berharga dengan cepat. Pasar modal dikatakan efisien jika harga surat-surat berharga mencerminkan nilai dari perusahaan secara akurat.
Pasar modal juga mempunyai fungsi sarana alokasi dana yang produktif untuk memindahkan dana dari pemberi pinjaman ke peminjam. Alokasi dana yg produktif terjadi jika individu yang mempunyai kelebihan dana dapat meminjamkannya ke individu lain yang lebih produktif yang membutuhkan dana. Sebagai akibatnya, peminjam dan pemberi pinjaman akan lebih diuntungkan dibandingkan jika pasar modal tidak ada.
           


Tidak ada komentar:

Posting Komentar