Sabtu, 21 Februari 2015

KEWIRAUSAHAAN SAP 3



BAB I
PENDAHULUAN
1.1       Latar Belakang
Kesuksesan tidak akan datang dengan sendirinya atau hadir begitu saja dalam kehidupan seseorang. Kesuksesan merupakan sebuah proses yang terjadi dari berbagai rangkaian peristiwa. Salah satu faktor yang sangat menentukan kesuksesan adalah perencanaan yang matang.
Jangan pernah berpikir untuk menjadi seorang yang sukses jika kita tidak memiliki tujuan dalam hidup. Jangan berharap untuk menggapai prestasi yang tinggi kalau kita tidak mampu menetapkan target yang jelas dalam kehidupan. Sebab orang-orang yang tidak memiliki tujuan dalam hidup tidak akantahu kemana harus melangkah, dan orang-orang yang tidak memiliki target yang jelas dalam kehidupannya tidak akan pernah tahu apa yang harus dilakukan dan dikerjakannya. Mereka semua hanya sekedar mengikuti arus hidup tanpa berpikir apa yang ingin mereka capai di masa yang akan datang.
Hidup tanpa perencanaan bagaikan seorang pengembara yang tersesat di hutan tapi dia tidak memiliki peta ataupun kompas. Dia akan kebingungan untuk mengambil tindakan. Kalau dia hanya berdiam diri pertolongan belum tentu akan datang, tapi kalau berjalan khawatir akan tersesat lebih dalam.


1.2       Rumusan Masalah
1.    Apa saja kekuatan mimpi atau cita-cita sebagai tujuan hidup?
2.    Apakah pentingnya rencana hidup?
3.    Apa saja yang bisa dilakukan sebagai pemanfaatan waktu untuk mewujudkan mimpi atau cita-cita?
4.    Bagaimana cara menyusun rencana hidup yang baik?

1.3  Tujuan
1.    Mahasiswa dapat mengetahui apa saja kekuatan mimpi atau cita-cita sebagai tujuan hidup
2.    Mengetahui pentingnya rencana hidup
3.    Pemanfaatan waktu untuk mewujudkan mimpi atau cita-cita
4.    Cara menyusun rencana hidup

BAB II
PEMBAHASAN
2.1       Kekuatan Mimpi atau Cita-cita Sebagai Tujuan Hidup
Untuk menjadi seorang yang sukses, yang pertama kali harus kita lakukan adalah menentukan tujuan jelas atau cita-cita yang ingin kita capai dalam kehidupan kita. Cita-cita akan memperlihatkan kepada kita gambaran masa mendatang, dan memudahkan untuk mengambil sebuah langkah atau keputusan. Cita-cita juga akan mampu membangkitkan motivasi untuk mencapai apa yang telah di rencanakan dalam hidup.
Secepat apapun seorang seorang pembalap motor memacu motornya, dia tidak akan pernah menjadi seorang juara kalau dia tidak mengetahui dimana garis finish berada. Namun sebaliknya, selambat apapun seekor keong berjalan, dia tetap akan bisa sampai pada tujuan perjalannya selama dia mengetahui tujuan akhir dari perjalanannya. Segiat apapun usaha seseorang dia tidak akan pernah sampai kemana-mana selama dia tidak pernah memiliki tujuan hidup. Mereka hanyalah orang-orang yang bekerja untuk mewujudkan mimpi-orang lain yang memiliki tujuan jelas dalam kehidupannya.
Seseorang yang memiliki cita-cita akan tahu betul apa yang harus dan akan dikerjakannya kedepan, mereka mengetahui dengan jelas jalan mana saja yang akan mereka ambil untuk mewujudkan keinginannya tersebut.Jangan takut bermimpi. Bermimpilah!! Karena mimpilah yang akan membuat kita menjadi seorang yang besar, mimpilah yang membuat seorang yang pengecut berani melangkah dan mimpilah yang akan membuat semangat kita terbakar untuk menggapai cita-cita kita.
Setiap individu memiliki bakat dan potensi yang berbeda dalam diri mereka.Seorang yang sukses adalah mereka yang mampu melihat bakat dan potensi yang dimilikinya serta mampu mengembangkan bakat dan potensinya tersebut.Banyak orang yang memiliki bakat yang sangat hebat dalam dirinya, namun dia tidak mampu menemukan dan memanfaatkan dengan baik, bahkan dia bekerja tidak sesuai dengan potensinya, sehingga tidak ada prestasi besar yang dia torehkan. Sebaliknya jika ada seseorang yang memilki banyak kekurangan dalam dirinya, namun dia mampu segera menemukan potensi yang tersimpan dalam dirinya dan mampu mengembangkan dan memanfaatkannya dengan baik, maka tunggulah prestasi-prestasi besar yang akan terukir oleh kerjanya.
2.2       Pentingnya Rencana Hidup
Setiap dan masing-masing manusia diberikan kapasitas dan kecenderungan yang berbeda-beda, apalagi ditambah kenyataan bahwa kita hanya mempunyai waktu yang sangat sebentar untuk hidup. Lalu apakah kita hanya akan menggunakan usia hidup kita yang sangat sebentar itu secara biasa-biasa saja? Hanya mengikuti arus membawa kita kemana, tanpa berupaya untuk mencoba mencari muara yang terbaik untuk diri kita? Kita dituntut untuk tidak sekedar mengikuti apa yang dikatakan orang lain benar, tetapi mengikhtiarkan untuk mencari tahu yang paling tepat untuk diri kita.Salah satu alternatif yang bisa kita tempuh untuk mencapai yang terbaik dalam hidup kita adalah dengan membuat perencanaan hidup, sebagai usaha kita untuk mencari yang terbaik bagi diri titipan dari ilahi. Ada banyak manfaat yang bisa kita petik dari proses perencanaan hidup kita.
a.    Meningkatkan probabilitas keberhasilan hidup
Dengan perencanaan saja bisa gagal, apalagi tanpa perencanaan?Alasan yang paling sederhana. Jika kita telah berusaha untuk merencanakan hidup saja bisa gagal, apalagi kalau tanpa perencanaan, sudah hampir pasti lebih besar peluang kegagalannya.Ibaratkan saja, jika seseorang yang mempunyai gelas kosong, lalu dia ingin supaya dia bisa minum es jeruk dari gelas itu. Tentunya dengan dia membuat rencana untuk bisa mendapatkan es jeruk (baik dengan membeli, atau minta dibelikan teman) akan memberikan kemungkinan berhasil yang lebih tinggi dibandingkan hanya dengan membiarkan gelasnya di atas meja dan berdiam diri. Jadi, dengan demikian daripada membiarkan hidup ini asal lewat, hanya mengikuti arus, lebih baik kita mengikhtiarkan untuk merencanakan yang terbaik untuk kita, supaya keberhasilan itu dapat dicapai dengan apa yang kita inginkan.



b.   Mempunyai jalur yang lebih jelas dalam hidup
Dengan kita berani untuk berupaya menentukan tujuan hidup, kita akan lebih bisa melihat lebih jelas hidup kita. Kita tahu kemana kita akan sampai, bagaimana karakter orang di sekitar kita, apa yang harus kita lakukan disana, serta siapa saja saingan kita.Misalnya kita mengambil contoh Jokowi, seorang pemimpin Negara Indonesia ini. Dengan telah menentukan rencananya, dia bisa mulai memvisualisasikan bagaimana kondisi Negara ini, dan dia harus bisa memimpin warga negaranya menjadi yang lebih baik lagi, serta dia juga bisa menentukan langkah-langkah apa saja serta kapan dan bagaimana yang harus dia lakukan.
c.    Mengetahui kompetensi prasyarat yang harus kita penuhi
Manfaat berikutnya yang bisa kita petik dari perencanaan hidup adalah kita tahu kompetensi apa yang harus kita miliki untuk menjadi pribadi yang kita harapkan, serta kapan kita harus menguasai bidang-bidang tersebut. Dalam contoh Jokowi, dia bisa memetakan bahwa dia harus mempunyai pengetahuan yang luas tentang kepemimpinan Negara ini, mempunyai wawasan lebih untuk bisa memberdayakan warga Negara Indonesia secara maksimal.Pemetaan kompetensi tersebut hampir mustahil jika tidak tahu tujuan dari kepemimpinan tersebut.Kalaupun sudah tahu, seringkali semangat untuk mencapai masing-masing kompetensi juga tidak setinggi yang di inginkan jika benar-benar menganggap itu kebutuhan penting. Apalagi kalau kita hanya mengikuti trend zaman dalam mengambil pilihan kompetensi, seringkali kita akan terbawa arus, dan tiba-tiba telah sampai di tujuan yang salah pada saat kita menyadarinya. Terlambat.
d.   Membantu mem-PRIORITAS-kan pilihan-pilihan hidup
Inilah salah satu manfaat terpenting dari membuat perencanaan hidup. Pada saat kita dibenturkan pada berbagai pilihan, dengan mempunyai tujuan dan perencanaan hidup, kita akan lebih mudah dalam memilih alternatif yang terbaik. Bagaimana caranya? Dengan kita telah tahu tujuan hidup kita, kita akan lebih cerdas dalam menghadapi pilihan-pilihan yang berat dalam hidup.

e.    Mengatur jadwal hidup
Dengan mempunyai jadwal bulanan/harian, kita bisa memetakan saat-saat kita harus kerja ekstra, lembur dan mengurangi jam istirahat, serta kapan bisa lebih rileks dalam hidup.Sebagai contoh, pada bulan Juni-September, Thomas akan mendapatkan beban tanggung jawab yang jauh lebih padat dibandingkan saat bulan November atau April. Dia harus mempersiapkan diri menyelesaikan tugas-tugas akhir kuliah, lalu menghadapi UAS, serta mempersiapkan orientasi bagi mahasiswa baru, tentunya juga masih harus mengurusi segala tetek mbengek di BEM yang sangat menguras tenaga. Dalam periode ini Thomas harus lebih cerdas dalam mengelola jam istirahat, biar tidak kolaps dan jatuh sakit di tengah kegiatan, tetapi juga tidak tampak seperti pemimpin yang kurang peduli dengan bawahannya. Sebaliknya, pada bulan April, kuliah belum begitu padat, serta BEM yang dia pimpin sudah mulai berjalan dan menemukan tempo terbaiknya (asumsi periode BEM dari Januari-Desember), sehingga dia bisa lebih bisa agak rileks pada periode ini.

2.3       Pemanfaatan Waktu untuk Mewujudkan Mimpi atau Cita-cita
Waktu mewujudkan impian kita itu selalu ada, kita hanya perlu meluangkannya.Berikut adalah 6 saran yang dapat menolong kita memanfaatkan waktu agar dapat mencapai tujuan kita.
1)   Prioritaskan hidup secara tertulis
Buatlah daftar apa yang harus kita lakukan untuk mewujudkan impian kita dan tetapkan waktu untuk setiap impian kita. Buatlah daftar harian dari daftar utama ini.Tetapkan waktu untuk setiap tugas. Usahakan tugasnya sederhana dan spesifik ini akan menolong kita tetap fokus.
2)   Bayangkan diri kita sudah sukses
Bayangkanlah kehidupan kita setelah mencapai impian kita, bagaimana perasaan kita, apa artinya bagi kita, bagaimana masa depan kita. Lakukan ini setiap hari dan hiduplah seolah-olah kita sudah mencapainya.Separuh perjalanan adalah menerima bahwa kita sanggup melakukannya.


3)      Singkirkan kekacauan
Hindari hubungan yang negatif dan menyita waktu menjauhlah dari orang-orang yang tidak berkeinginan melihat kita sukses.
4)   Jadwalkan “waktu proyek” dan jadikan itu sebagai kewajiban
Jadwalkan pada jam yang sama setiap hari. Hilangkan gangguan dan wujudkan impian kita.Mintalah keluarga untuk minta pertolongan jika kita membutuhkan.
5)   Belajarlah untuk berkata ‘tidak’
Jika tugas kita akan memakan waktu dalam dua hari, berjanjilah bahwa kita tidak akan berkomitmen pada hal lainnya sampai jangka waktu itu berakhir. Kata “tidak” mungkin saja merupakan kata yang paling sulit untuk diucapkan, tetapi jika kita tidak melakukannya, kita malah akan mengupayakan impian orang lain bukannya impian kita sendiri.
6)      Bertanggung jawablah
Ceritakan kepada orang lain tentang keinginan kita untuk menyelesaikan tugas kita dan bagaimana kita menjadwalkan waktu untuk melakukannya. Mereka akan cenderung untuk tidak mengganggu jadwal kita dan menjadi lebih berpengertian. Mereka juga akan menolong kita tetap bertanggung jawab untuk menyelesaikannya.
2.4       Menyusun Rencana Hidup
1)   Langkah pendek
Kita tidak bisa menaiki tangga dengan satu langkah. Proses memperbaiki diri juga persis sama seperti itu. Oleh karena itu, setiap perubahan yang ingin kita wujudkan perlu kita terjemahkan ke dalam langkah-langkah pendek dan kita harus berusaha menjalaninya satu demi satu.
2)   Cari tokoh teladan
Pelajari riwayat hidup orang-orang yang berhasil meraih kesuksesan pada bidang yang ingin kita geluti.Pahami bagaimana mereka bisa melakukannya.Sadari pula bahwa mereka juga kerap harus berjuang selama bertahun-tahun sebelum bisa menjadi terkenal dan menggapai keberuntungan.

3)   Perlahan tapi pasti
Kita harus mencita-citakan sesuatu setinggi langit, namun perlu dipastikan apakah kita memiliki cukup waktu untuk menggapainya.Banyak orang menyerah di tengah jalan, karena terlalu memaksakan diri.Yang sebenarnya kita butuhkan adalah konsistensi dan ketekunan, bukan kecepatan.
4)   Cari penasihat
Yang bisa mendampingi kita sebagai penasihat adalah keluarga, teman, atau rekan kerja.Yang penting, ada yang bersedia mendengarkan dan memberi motivasi serta dukungan.
5)   Tandai setiap kemajuan
Setiap pencapaian perlu diberi tanda dengan hadiah khusus bagi diri sendiri.Artinya sangat penting, supaya kita belajar mengapresiasi dan merayakan setiap prestasi yang berhasil dicapai.
6)   Toleh ke belakang
Memusatkan seluruh perhatian ke masa depan merupakan hal yang sangat penting, namun penting pula untuk sejenak menengok ke belakang untuk mengetahui sejauh mana kita telah melangkah. Oleh karena itu, berhentilah sejenak dan renungkan apa yang sudah kita capai sampai saat ini.
7)   Berpikir positif
Teruslah meyakinkan diri bahwa segala sesuatu mungkin dan bisa menjadi kenyataan. Singkirkan semua keraguan yang hanya membuat perjalanan kita terbeban






BAB III
PENUTUP
3.1       Kesimpulan
Kita tahu untuk yang namanya hidup sukses dan bahagia adalah jika kita mempunyai pekerjaan atau usaha yang sesuai dengan apa yang kita inginkan. Tentu dengan demikian kita akan bekerja lebih keras, lebih baik, lebih cinta dan tentunya menjadi lebih bahagia. Akhirnya secara otomatis, kita akan mendapatkan prestasi tertinggi. Mempunyai tujuan dan impian adalah apa yang menyenangkan dan menyemangatkan hidup kita, tetapi jika Anda tidak mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mewujudkan impian Anda, itu dapat menjadi salah satu sumber frustrasi terbesar dalam hidup Anda. Proses itulah yang membuat pencapaian Anda berharga.












DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar