Selasa, 05 Agustus 2014

SISTEM MONETER



 Kebiasaan sosial untuk menggunakan uang dalam bertransaksi sangatlah berguna dalam masyarakat yang besar dan kompleks. Bayangkan, untuk sebentar saja, tidak ada barang yang diterima secara luas dalam perekonomian sebagai ganti barang dan jasa. Orang – orang akan mengandalkan barter ( pertukaran satu barang atau jasa dengan barang atau jasa lainnya ) untuk memperoleh hal – hal yang diperlukan. Untuk memperoleh makanan restoran misalnya, harus menawarkan sesuatu yang memiliki nilai bagi si pegawai restoran. Kita dapat menawarkan pada pegawai restoran untuk mencuci piring yang kotor, memebersihkan mobilnya, atau membernya resep rahasia nasi ayam keluarga anda. Perekonomian yang mengandalkan bpada barter akan menemukan kesulitan dalam mengalokasikan ssumber daya secara efisien. Dalam system perekonomian seperti itu, perdagangan dikatakan memiliki double coincidence of wants yaitu ketidakmungkinan munculnya dua orang yang masing – masing memiliki barang atau jasa yang di inginkan pihak lain.
Adanya uang membuat perdagangan lebih mudah. Seperti pegawai restoran tidak peduli apakah anda dapat membuat satu barang atau jasa yang bernilai untuknya atau tidak. Pegawai restoran senang menerima uang yang anda berikan dengan keyakinan bahwa orang lain akan melakukan hal yang sama untuknya. Konvensi semacam itu memungkinkan perdagangan berputar. Ketika uang mengalir dari satu orang ke orang lainnya dalam perekonomian, hal itu memfasilitasi produksi dan perdagangan. Oleh karena itu, memungkinkan bagi setiap orang untuk membuat spesialisasi dalam hal terbaik yang dapat dilakukan dan meningkatkan standar hidup semua orang. 

1.      PENGERTIAN UANG
Apa itu uang ? pertanyaan ini sepertinya pertanyaan yang aneh. Ketika kita tau miliarder Li Ka-Shing memiliki banyak uang. Maka artinya dia sangat kaya sehingga dapat membeli apapun yang di inginkan. Dalam hal ini, istilah uang digunakan untuk menyatakan kesejahteraan.
Namun para pakar ekonomi menggunakan kata itu untuk hal yang lebih spesifik. Uang merupakan serangkaian asset dalam perekonomian yang biasanya digunakan oleh orang untuk membeli barang dan jasa dari orang lain.
Secara Sederhana uang dapat didefinisikan sebagai alat untuk mempermudah pertukaran (money was made to facility business transaction), yang secara umum dapat diterima dalam transaksi pembelian barang dan jasa atau untuk pembayaran utang.
Beberapa ahli ekonomi mendefinisikan tentang uang sebagai berikut.
1.      Robertson, uang adalah sesuatu yang umum atau luas dapat diterima untuk transaksi pembayaran barang-barang.
2.      Albert Gailort Hart, uang adalah kekayaan yang oleh pemiliknya dapat digunakan untuk transaksi membayar sejumlah utang dengan segera dan tanpa menunda.
3.      Rollin G. Thomas, uang adalah sesuatu yang siap dan umum diterima oleh publik dalam pembayaran untuk transaksi pembelian barang-barang, jasa-jasa, dan kekayaan bernilai lainnya serta untuk pembayaran utang.
George N. Halm, uang adalah alat untuk memperlancar atau mempermudah pertukaran dan segera dapat mengatasi kesulitan-kesulitan dalam melakukan transaksi atau barter
Ciri-Ciri Uang
Agar suatu benda dapat menjadi uang yang disepakati oleh masyarakat, maka benda tersebut harus memiliki ciri-ciri tertentu seperti:
1.    Disepakati atau diterima oleh umum, acceptability
2.    Mudah dibawah dipidahtangankan oleh pemiliknya, portability
3.    Nilainya tidak mengalami perubahan dari waktu ke waktu, stability of value
4.    Memiliki sifat tahan lama atau tidak mudah rusak, durability
5.    Terdapat dalam jumlah yang terbatas, tidak berlebihan,  namun jumlahnya memenuhi kebutuhan, scarcity
6.    Bendanya memenuhi persyratan mutu tertentu, atau mempunyai kesamaan kualitas, uniformity
Contoh Benda yang memenuhi karakteristik tersebut adalah emas dan perak. Oleh karena itu, emas sudah digunakan sebagai benda yang memiliki fungsi uang sejak berabad-abad lalu. Dengan terjadinya Kemajuan teknologi dan ekonomi, maka peran emas dan perak digantikan dengan uang kertas. Pada masa sekarang, uang kertas menjadi alat pembayaran yang utama. Selain itu uang bank yang diciptakan oleh bank-bank umum atau perdagangan seperti uang giral sudah sangat umum digunakan dalam transaksi ekonomi.
2.      FUNGSI UANG
a.       Fungsi Asli
Fungsi  asli  disebut  juga  fungsi  primer  uang.  Berdasarkan  fungsi  asli  ini uang berperan sebagai alat tukar dan alat satuan hitung.
1.      Sebagai penyimpan nilai, uang dapat memindahkan daya beli dari saat ini ke masa akan datang. Jika seseorang mendapatkan uang hari, kemudian uang tersebut disimpan di bank, maka uang tersebut dapat dibelanjakan di minggu depan, bulan depan, atau tahun depan. Uang dapat menyimpan nilai kekayaan seseorang yang dapat digunakan untuk belanja barang atau jasa dikemudian hari.
2.      Alat Tukar (Medium of Exchange)
Uang dapat digunakan sebagai alat untuk mempermudah pertukaran. Agar  uang  dapat  berfungsi  dengan  baik,  diperlukan  kepercayaan masyarakat yang bersedia untuk menerimanya. Sebagai alat tukar, uang memungkinkan seluruh transaksi dapat dilakukan dengan mudah.
3.      Sebagai Alat Satuan Hitung (Unit of Count)
Satuan  hitung  diperlukan  untuk  menentukan  harga  suatu  barang. Dengan  demikian,  orang  dapat  melihat besarnya  uang  yang  harus dibayarkan guna memperoleh suatu barang atau jasa. Dengan  adanya  satuan  hitung  ini  kita  pun  dapat  melakukan perbandingan harga suatu barang terhadap barang yang lain.
b.      Fungsi Turunan
Berdasarkan fungsi turunan, uang memiliki fungsi sebagai berikut.
1.      Alat Pembayaran yang Sah
Kebutuhan  manusia akan barang  dan  jasa  yang semakin bertambah dan beragam  tidak  dapat dipenuhi  melalui  cara tukar  menukar  atau barter. Guna mempermudah dalam mendapatkan barang dan jasa yang diperlukan, manusia memerlukan alat pembayaran yang dapat diterima semua orang, yaitu uang.
2.      Alat Penimbun Kekayaan
Sebagian  orang  biasanya  tidak  menghabiskan  semua  uang  yang dimilikinya  untuk  keperluan  konsumsi.  Ada  sebagian  uang  yang disisihkan dan ditabung untuk keperluan di masa datang.
3.       Alat Pemindah Kekayaan
Seseorang yang hendak pindah dari suatu tempat ke tempat lain dapat memindahkan kekayaannya yang berupa tanah dan bangunan rumah ke dalam bentuk uang dengan cara menjualnya. Di tempat yang baru dia dapat membeli rumah yang baru dengan menggunakan uang hasil penjualan rumah yang lama.
4.      Standar Pencicilan Utang
Uang dapat digunakan untuk mengukur pembayaran pada masa yang akan datang.
5.      Alat pendorong Kegiatan Ekonomi
Apabila  nilai  uang  stabil  orang  lebih  bergairah  dalam  melakukan investasi. Dengan  adanya  kegiatan  investasi kegiatan ekonomi  akan semakin meningkat.
3.      JENIS – JENIS UANG
Ketika uang berbentuk komoditas dengan nilai intrinsic hal itu disebut sebagai uang komoditas ( commodity money ). Istilah nilai intrinsic berarti bahwa barang tersebut akan memiliki nilai, bahkan jika tidak digunakan sebagai uang. Satu contoh dari uang komoditas adalah emas. Emas memiliki nilai intrinsic karena digunakan dalam industry dan dalam pembuatan perhiasan. Walaupun saat ini tidak menggunakan emas sebagai uang secara historis emas merupakan bentuk uang yang umum karena mudah dibawa, diukur, dan diverifikasi kemurniannya. Ketika perekonomian menggunakan emas sebagai uang ( atau menggunakan uang kertas yang diubah menjadi emas karena permintaan ), dikatakan bekerja dengan standar emas.
Contoh lain dari uang komoditi adalah rokok. Dalam kamp tahanan perang selama perang dunia II, para tahanan memperdagangkan barang dan jasa dengan tahanan lainnya menggunkan rokok sebagai penyimpan nilai, satuan hitung, dan alat tukar. Sama halnya ketiak Uni Soviet pecah pada 1980-an, rokok mulai menggantikan ruble sebagai mata uang yang di pilih di Moskow. Dalam dua peristiwa tersebut, bahkan orang yang tidak merokok senang menerima rokmok sebagai alat tukar, karena tau bahwa mereka dapat menggunakan rokok tersebut untuk membeli barang dan jasa lainnya.
Uang tanpa nilai intrinsic disebut uang flat ( flat money ), flat hanya merupakan sebuah perintah atau perjanjian dan uang flat dibuat sebagai uang oleh dekrit pemerintah. Sebagai contoh bandingkan nota – nota di dompet ( yang dicetak oleh pemerintah ) dan uang joss yang dibakar dipemakaman orang China. Walaupun pemerintah merupakan sentral untuk menciptakan dan mengatur system uang flat ( misalnya dengan menghukum pemalsunya ), factor lain juga diperlukan untuk keberhasilan dalam system moneter semacam ini. Pada cakupan yang lebih luas, penerimaan uang flat bergantung pada ekspektasi dan konvensi sosial seperti halnya dkrit pemerintahan. Pemerintah Uni Soviet pada tahun 1980-an tidak pernah mengabaikan ruble sebagai mata uang resmi. Namun, orang – orang di Moskow lebih memilih menerima rokok ( atau bahkan dolar amerika ) sebagai alat tukar untuk barang dan jasa karena mereka lebih percaya bahwa uang alternative ini akan diterima oleh orang lain pada masa yang akan datang.
4.      UANG DALAM PEREKONOMIAN
Jenis uang yang banyak digunakan dalam perekonomian dapat dibagi dalam dua jenis, yaitu:
1.      Uang kartal yaitu uang kertas dan uang logam yang diciptakan oleh Bank Central. Di indonesia yang berhak menciptakan uang kartal adalah Bank Indonesia. Uang kartal merupakan alat pembayaran yang sah dalam melakukan transaksi ekonomi. Jadi masyarakat wajib menerima pembayaran jika transaksi menggunakan uang kartal.
2.      Uang giral atau uang bank yaitu uang yang diciptakan oleh bank-bank umum atau bank perdagangan. Yang termasuk dalam uang giral misalnya traveleer’s check, rekening giro, rekening cek , Rekening deposito. Uang giral sewaktu-waktu dapat digunakan untuk melakukan pembayaran. Uang giral bukan merupakan alat pembayaran yang sah. Jadi masyarakat dapat menolak jika transaksi dibayar dengan uang giral.
Dalam perekonomian yang kompleks , tidaklah mudah untuk membuat garis antara asset-aset yang dapat disebut  dengan “uang” dan yang tidak. Koin yang ada di dalam saku merupakan bagian dari persediaan uang dan stadion nasional jelas bukan, namun ada banyak asset diantara dua hal tersebut di mana pilihannya tidak jelas sehingga berbagai ukuran persediaan uang tersedia dalam perekonomian.
Tabel 1 ini menunjukan dua hal yang paling penti ng , disebut dengan M1 dan M2. Masing-masing ukuran ini menggunakan kriterian yang sedikit berbeda untuk membedakan aset-aset moneter dan nonmoneter.  Poin pentingnya adalah bahwa persediaan uang dalam perekonomian tidak hanya meliputi mata uang tetapi, juga simpanan di bank dan institusi financial lainnya yang dapat diakses dengan cepat dan digunakan untuk membeli barang dan jasa.
TABEL 1 Dua Ukuran Jumlah Uang  yang Beredar untuk Perekonomian Thailand Tahun 2006
Dua ukuran yang paling sering diikuti money stock adalah M1 dan M2. Tabel ini menunujukan komponen-komponen masing-masing ukuran untuk Thailand tahun 2006 dalam dolar A.S.
Ukuran
Juta Dolar
Komponen
M1
$ 22.514
Mata uang (kertas dan logam)
Giro
M2
$ 215.036
M1
Simpanan tabungan
Deposito berjangka
Deposito lain
Sekuritas yang bukan saham

·         Studi Kasus
KE MANAKAH SEMUA UANG TUNAI ITU?
Persediaan uang dalam system perekonomian AS tentang jumlah uang tunai pada tahun 2001 diketahui bahwa jumlah uang yang beredar ada sekitar $580 miliar. Untuk menempatkan angka ini ke dalam perspektif , kita dapat membaginya dengan 212 juta, jumlah orang dewasa (berusia 16 tahun ke atas) di Amerika Serikat. Perhitungan ini menyimpulkan bahwa rata-rata orang dewasa di AS memegang uang sekitar $2.734.Kebanyakan orang terkejut mengetahui bahwa perekonomian AS memiliki banyak uang yang beredar karena mereka memegang lebih sedikit uang dalam dompet mereka.
Siapa yang memegang semua uang tersebut? Penjelasan pertama adalah bahwa kebanyakan uang dipegang di luar negeri. Di Negara-negara asing tanpa sistem moneter yang stabil, orang-orang lebih memilih untuk menggunakan dolar AS untuk aset domestik. Kenyataanya ,tidaklah aneh untuk melihat dolar AS digunakan di luar negeri sebagai alat tukar , satuan hitung, dan peyimpan nilai. Penjelasan kedua adalah bahwa banyak uang yang dipegang oleh bandar narkoba , penggelap pajak , dan perilaku kriminal lainnya.Bagi kebanyakan orang dalam perekonomian AS, uang bukanlah cara yang baik dalam megukur kesejahteraan karena selain uang dapat hilang atau dicuri uang juga tidak mendatangkan bunga seperti tabungan di bank.
Oleh karena itu kebanyakan orang di AS memegang uang lebih sedikit. Berbeda halnya dengan para criminal mereka enggan meyimpan kekayaan mereka di bank karena polisi dengan mudah melacak transaksi illegal mereka.bagi para kriminal, uang menjadi penyimpan nilai terbaik yang tersedia.

5.      SISTEM PERBANKAN SENTRAL 
Bank sentral (central bank)- sebuah intitusi yang dibuat untuk mengawasi system perbankan , membuat kebijakan moneter (moneter policy) dan mengatur jumlah uang yang beredar dalam perekonomian.Bank sentral diseluruh dunia meliputi The Fed (Bank Sentral) di Amerika Serikat , Bank of England, Bank of Japan, dan European Central Bank.
Jika bank sentral memutuskan untuk menaikan jumlah uang yang beredar (money supply), bank sentral membuat uang dan menggunakannya untuk membeli obligasi Negara dari public dalam pasar obligasi nasional. Setelah pembelian , uang tambahan sekarang berada di publik. Oleh karena itu , pembelian obligasi pasar terbuka oleh bank sentral meningkatkan jumlah uang yang beredar. Sebaliknya jika bank sentral memutuskan untuk mengurangi jumlah uang yang beredar , bank sentral menjual obligasi Negara dari portofolionya kepada publik di pasar obligasi nasional. Setelah penjualan , uang diterimanya keluar dari tangan publik.
6.      BANK DAN JUMLAH UANG YANG BEREDAR
Ingatlah bahwa jumlah uang yang anda pegang meliputi dua bentuk uang (uang kertas di dompet dan logam di saku) dan rekening giro ( saldo rekening di bank). Karena rekening giro disimpan di bank  ,perilaku yang diambil oleh bank-bank dapat memengaruhi jumlah tabungan dan jumlah uang yang beredar dalam perekonomian . Bagian ini membahas bagaimana bank memengaruhi jumlah uang yang beredar dan bagaimana mereka mempersulit pekerjaan bank sentral untuk mengontrol jumlah uang yang beredar.
a.         Kasus Sederhana dari Perbankan Bercadangan -100-Persen
Kita bayangkan bahwa jumlah total uang kartal adalah $100. Jadi , jumlah uang yang beredar adalah $100. Seseorang membuka sebuah bank hanya untuk institusi penyimpanan dengan nama First National Bank. Simpanan yang bank-bank telah terima , namun tidak dipinjamkan disebut dengan cadangan (reserves).Seluruh simpanan disebut dengan cadangan sehingga system ini disebut dengan perbankan bercadangan-100-persen. 
Berikut catatan keuangan First National Bank apabila keseluruhan jumlah uang , yakni $100 disimpan di bank tersebut.
First National Bank
Aset                                                                 Kewajiban
Cadangan                                $100,00           Simpanan                                $100,00
Perhatikan bahwa aset dan kewajiban First National Bank tepat berada dalam keseimbangan . Sebelum First National Bank berdiri , jumlah uang yang beredar adalah sebesar $100 yang dipegang oleh masayarakat. Setelah bank itu berdiri dan orang-orang  menyimpan uangnya, jumlah uang yang beredar adalah $100 berbentuk rekening giro. (tidak ada lagi uang yang beredar karena seluruhnya ada di dalam bank). Setiap tabungan di bank mengurangi uang yang beredar dan meningkatkan rekening giro dengan jumlah yang sama, membuat jumlah uang yang beredar tetap. Oleh karena itu , jika bank menyimpan seluruh simpanannya dalam bentuk reserves , bank tidak memengaruhi jumlah uang yang beredar.
7.      PENCIPTAAN UANG DENGAN SISTEM PERBANKAN BERCADANGAN-SEBAGIAN
National bank harus tetap menyimpan beberapa cadangan sehingga ada uang yang tersedia jika nasabah ingin menariknya. Namun, jika arus simpanan baru jumlahnya sama dengan arus penarikan, First National Bank perlu menyimpan sedikit simpanan nasabah sebagai cadangan. Oleh karena itu, First National Bank mengadopsi system yang disebut dengan perbankan bercadangan-sebagian ( fractional-reserve banking ).
Bagian dari simpanan total yang dipegang oleh bank sebagai cadangan disebut rasio cadangan ( reserve ratio ). Rasio ini ditentukan oleh kombinasi peraturan pemerintah dan kebijakan bank. Bank sentral mungkin menetapkan jumlah cadangan minimum yang dipegang oleh bank, yang disebut syarat cadangan minimum. Selanjutnya, bank mungkin memegang cadangan diatas aturan minimum yang disebut kelebihan cadangan minimum. Bank lebih yakin bahwa mereka tidak kekurangan uang. Cadangan rasio dan meninjau pengaruh system perbankan cadangan-sebagian terhadap jumlah uang yang beredar.
Misalkan first national bank memiliki rasio cadangan sebesar 10 persen. Ini berarti bahwa bank itu menyimpan 10 persen dari total deposito dalam cadangannya dan sisanya dipinjamkan.
FIRST NATIONAL BANK
                        ASSET                                               KEWAJIBAN
Cadangan                                $ 10,00            Simpanan                                $100,00
Pinjaman                                 $ 90,00
First national bank masih memiliki $100 dalam kewajibannya karena memberikan pinjaman tidak mengubah kewajiban bank kepada nasabahnya. Namun, bank tersebut kini memiliki dua asset, yakni $10 di lemari penyimpanannya dan $90 di pinjamannya. ( pinjaman – pinjaman ini merupakan kewajiban dari orang yang meminjam, namun pinjaman itu merupakan asset dari bank yang memeberikan pinjaman karena pinjaman akan membayar kembali pada bank tersebut ). Secara total asset first national masih setara dengan kewajibannya.
Pertimbangan jumlah uang yang beredar sebesar $100 tetap berada dalam simpanan bank. Namun, ketika first national memeberikan pinjaman, jumlah uang yang beredar meningkat. Para nasabah tetap akan memiliki giro sebesar $100, namun sekarang peminjam memegang $90. Jumlah uang yang beredar ( yang setara dengan jumlah uang ditambah giro ) sama dengan $190. Oleh karena itu, ketika bank memegang hanya sebagian simpanan sebagai cadangan, bank menciptakan uang.
8.      PENGGANDAAN UANG
Penciptaan uang tidak berhenti pada first national bank. Misalkan peminjam dari first national menggunakan $90 untuk membeli sesuatu dari seseorang yang kemudian menyimpan aungnya di Second National Bank. Berikut jurnal T-nya :
SECOND NATIONAL BANK
ASET                                                             KEWAJIBAN
Cadangan                                $9,00               Simpanan                                $90,00
Pinjaman                                 $81,00
Setelah penyimpanan tersebut, bank ini memiliki kewajiban sebesar $90. Apabila Second National Bank memiliki rasio cadangan sebesar 10 persen, bank ini menyimpan asset 9 persen dalam cadangannya dan memberikan pinjaman sebesar $81. Dengan cara ini, Second National Bank menciptakan tambahan uang sebesar $81. Jika $81 ini pada akhirnya disimpan di Third National Bank, yang juga memiliki rasio cadangan sebesar 10 persen, bank itu memiliki rasio cadangan sebesar $8,1 dalam cadangannya dan memberikan pinjaman sebesar $71,90. Berikut adalah pembukuan bentuk T untuk Third National Bank.
THIRD NATIONAL BANK
ASET                                                 KEWAJIBAN
Cadangan                                $8,10               Simpanan                                $81,00
Pinjaman                                 $71,90
Prosesnya terus berlanjut. Setiap kali uang tersebut disimpan dan dipinjamkan dari bank dibuat maka lebih banyak yang diciptakan.
Pertanyannya berapakah banyak uang yang akhirnya diciptakan dalam perekonomian ini ?

Jawaban :
Simpanan Awal                                   =          $ 100,00
Pinjaman Fist National Bank              =          $ 90,00 ( 0,9 x $ 100,00 )
Pinjaman Second National Bank        =          $ 81,00 ( 0,9 x $ 90,00 )
Pinjaman Third National Bank           =          $ 72,00 ( 0,9 x $ 81,00 )
Jumlah uang yang beredar total      =          $ 1000,00

9.      BERBAGAI PERANKAT YANG DIMILIKI BANK SENTRAL DALAM MENGENDALIKAN MONETER
1.      Operasi Pasar Terbuka
Operasi pasar terbuka yang dilakukan oleh Bank sentral adalah tindakan untuk mempengaruhi jumlah uang beredar melalui jual beli surat-surat berharga. Jika Bank sentral menginginkan adanya penambahan jumlah uang beredar dimasyarakat maka Bank sentral akan membeli surat-surat berharga dari Bank-bank umum dan dari masyarakat. Jika bank sentral ingin mengurangi jumlah uang beredar yang ada dimasyarakat maka bank sentral akan menjual surat-surat berharga kepada bank umum dan masyarakat. Sedangkan bentuk langkah yang hendak diambil oleh bank sentral tergantung pada kondisi perekonomian yang dihadapi oleh negara apakah perekonomian dalam kondisi resesi atau inflasi
2.      Syarat Cadangan Minimum
Regulasi jumlah cadangan minimum yang harus dipegang oleh bank berbanding dengan dana simpanan.
3.      Tinkat Diskonto
Tingkat bunga pinjaman yang dibuat oleh bank sentral untuk bank – bank di bawahnya.

DAFTAR PUSTAKA
Mankiw, N. Gregory.2013.Pengantar Ekonomi Makro.Jakarta:Salemba Empat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar